Pamekasan — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Madura, Hj. Ansari, menjadikan momentum Halal Bihalal Alumni PC IPPNU Kabupaten Pamekasan di Kantor MWC NU Pamekasan untuk menyerap aspirasi kader dan alumni, Jumat (24/04/2026).
Acara itu juga dihadiri oleh Ketua MWCNU Kecamatan Pamekasan, Kiai Halik Yadi serta para kiai, kader IPNU-IPPNU Pamekasan, dan para tamu undangan lainnya.

Di hadapan para tamu undangan, Hj. Ansari menegaskan bahwa peran kader organisasi tidak berhenti saat tidak lagi aktif secara struktural. Menurutnya, kontribusi nyata justru terlihat dari sejauh mana kader mampu menghidupi organisasi dan memberi dampak di tengah masyarakat.

Ia juga membuka ruang komunikasi bagi kader IPNU dan IPPNU, khususnya terkait program keagamaan, sosial, dan perlindungan anak yang menjadi lingkup kerja Komisi VIII DPR RI.
Aspirasi yang disampaikan, kata dia, dapat dijembatani melalui kemitraannya dengan Kementerian Agama dan lembaga terkait.
“Silakan sampaikan kebutuhan atau persoalan di lapangan. Sepanjang berkaitan dengan mitra kami, akan kami upayakan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hj. Ansari turut menyampaikan pentingnya menjaga jejaring alumni sebagai kekuatan sosial. Ia menilai, hubungan antar kader yang tetap terjalin dapat menjadi modal dalam mendorong berbagai program, termasuk di bidang pendidikan dan pemberdayaan.
Selain itu, ia mengingatkan agar kader tetap adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi para alumni IPPNU tentang peran organisasi dalam membentuk kapasitas kepemimpinan. Hj. Ansari mengaku pengalaman berorganisasi di masa muda, termasuk keterlibatannya dalam kegiatan-kegiatan NU, menjadi salah satu bekal dalam perjalanan kariernya saat ini.
Halal bihalal yang digelar tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai forum komunikasi antara kader dan pemangku kebijakan, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah.







