JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Madura, Hj. Ansari, mengapresiasi langkah cepat dan tegas Polres Sampang dalam mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang
Perempuan Pejuang
Pamekasan — Anggota Komisi VIII DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Timur XI Madura, Hj Ansari, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Hal itu
Jakarta - Peristiwa pembunuhan dan mutilasi terhadap bayi oleh ibu kandungnya di Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, mendapatkan perhatian serius dari anggota komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari. Anggota
Pamekasan – Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada siswa dan wali siswa di Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren
Pamekasan - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jatim XI Madura, Hj Ansari berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia khususnya konstituen di Dapilnya. Komitmennya terlihat dari
Pamekasan - Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari menyerahkan bantuan kursi roda kepada puluhan penerima. Penyerahan digelar di rumah aspirasi, Lawangan Daya, Senin (03/11/2025) pagi. Saat momen penyerahan bantuan
Pamekasan - Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari mengajak guru di bawah naungan Kementerian Agama dari semua jenjang untuk terus menanamkan niali-nilai moderasi beragama. Hal itu diungkapkan dalam seminar
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, menyoroti kondisi geopolitik dunia yang semakin memanas dan mengkhawatirkan. Selain perlambatan pertumbuhan ekonomi global, berbagai konflik dan eskalasi perang di sejumlah kawasan
Pamekasan, (Media Madura) – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, menegaskan bahwa narasi atau framing negatif terhadap Pondok Pesantren merupakan tindakan yang sangat melukai dan
Pamekasan, - Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Ansari mendesak pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus eksploitasi seksual dan persetubuhan terhadap anak usia Sekolah Dasar (SD) di seluruh wilayah Indonesia. Seperti yang
Load More









