Pamekasan – Bertahun-tahun menghadapi kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Pamekasan, mendapat perhatian dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI Madura, Hj Ansari.
Bantuan sumur bor kini mulai dikerjakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Kepedulian Hj Ansari diwujudkan melalui bantuan pengeboran sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Bantuan tersebut disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan dan mulai dikerjakan Kamis (27/8/2026).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi, bersama tenaga ahli Hj Ansari turut hadir mendampingi proses awal pengeboran di lokasi.
Lokasi pengeboran dipilih di Dusun Tlandung II, kawasan yang disebut pemerintah desa sebagai salah satu wilayah yang cukup sulit mendapatkan sumber air.
Arista, warga setempat, mengatakan persoalan air sudah dirasakan selama bertahun-tahun. Saat kemarau, warga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Sangat kekeringan. Seingat saya sejak 2018. Ke sini ini beli semua, dan sangat kekurangan,” kata Arista.
“Kami sangat berterima kasih, khususnya warga Tlandung II, atas bantuan sumur bor dari ibu Hj Ansari. Semoga bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi mengatakan,
bantuan tersebut diberikan untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini mengalami keterbatasan air bersih.

“Hari ini mulai proses pengeboran dan semoga bermanfaat bagi rakyat sekitar,” kata Nadi.
Kepala Desa Kertagena Laok, Abd. Qadir, mengatakan sumur tersebut diperkirakan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 50 kepala keluarga.
Menurutnya, pemanfaatan awal diprioritaskan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Jika debit air mencukupi, pemanfaatannya dapat diperluas untuk kebutuhan pertanian.
“Kami memperkirakan kira-kira 50 KK. Karena Dusun Tlandung II ini memang sangat kekurangan air,” ujarnya.
Pengeboran diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 88 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih dua hari.
Abd. Qadir menyampaikan apresiasi kepada Hj Ansari atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desanya. Ia berharap pengeboran tersebut berhasil sehingga warga memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Saya sangat berterima kasih atas nama warga kepada Ibu Ansari. Mudah-mudahan proses pengeboran ini berhasil dan bermanfaat untuk ke depannya, khususnya di Desa Kertagena Laok,” katanya.







