News

Hj. Ansari Buka Lomba Futsal PDI Perjuangan Pamekasan, Perebutkan Trofi MH Said Abdullah

PAMEKASAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pamekasan. Turnamen perdana yang diikuti 13 PAC tersebut memperebutkan Piala Bergilir MH Said Abdullah dan hadiah Tabungan Nasional (Tabanas).

Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, mengatakan turnamen tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya sportivitas di internal partai. Kompetisi sengaja digelar bagi kader melalui PAC sebelum nantinya dikembangkan menjadi ajang yang lebih terbuka bagi masyarakat umum.

Sambutan Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan saat Turnamen Futsal Cup 2026 yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan Pamekasan

“Ini perdana, kenapa kita buat hanya internal dulu? Karena kita menginginkan turnamen futsal ini benar-benar mengedepankan sportivitas. Kita bangun budaya di internal PDI Perjuangan untuk bermain fair play,” kata Taufadi.

Para peserta Turnamen Futsal Cup 2026 yang memperebutkan Tropi MH Said Abdullah

Menurutnya, selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan antarkader dari berbagai kecamatan. Pelaksanaan pertandingan juga didukung aparat kepolisian serta PSSI yang menerjunkan wasit profesional.

Dukungan terhadap pelaksanaan turnamen diberikan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jatim XI, Hj. Ansari, yang menjadi sponsor tunggal. Saat membuka turnamen, Hj. Ansari menekankan tiga hal yang perlu dijaga seluruh peserta, yakni persaudaraan, sportivitas, dan pengembangan kemampuan.

“Ada beberapa hal yang sangat penting. Pertama, persaudaraan atau menjalin silaturahmi antar-kita dari berbagai kecamatan. Kedua, sportivitas. Kita harus sportif dan fair play dalam bermain,” ujar Hj. Ansari.

Ia juga mendorong para pemain untuk menjadikan kompetisi sebagai kesempatan mengasah kemampuan sehingga dapat muncul pemain-pemain terbaik yang berpeluang melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Yang ketiga, kita mengasah kemampuan supaya nanti apabila ada pemain terbaik, bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Hj. Ansari berharap turnamen tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk melahirkan pemain-pemain potensial asal Pamekasan yang mampu berkembang hingga tingkat nasional maupun internasional.

Shares:
Show Comments (0)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *